POLGAS (politik Gagasan) adalah Media Independen yang mengulas Dunia Politik dengan pendekatan ilmiah, mengkaji hubungan antara masyarakat dan negara.
[instagram-feed feed=1]

Megawati sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus simbol partai menentukan arah kebijakan penanganan bencana.
Penanganan yang berbasis riset & pengalaman yang matang saat Mega menangani banyak bencana semasa menjadi Wapres RI di tahun 1999-2001.
Hasto Kristiyanto selaku Sekjen PDI Perjuangan bukan hanya sebagai administrator partai yang andal, detail & rinci. Tapi Hasto juga berperan sebagai konsolidator yang membuka ruang emosi antara kader saling bertautan satu dengan yang lain dalam penanganan bencana.
Di lapangan, tiga pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yaitu Ribka Tjiptaning, Tri Risma Harini dan Ganjar Pranowo menjadi ujung tombak penanganan bencana. Sangat profesional & sesuai dengan kapasitasnya keahlian masing-masing.

Ada pun Ribka Tjiptaning, ketua DPP Bidang Kesehatan bertugas dilapangan mengkonsolidasikan serta menggerakkan para petugas kesehatan.
Termasuk membawa obat-obatan bagi korban yang sakit dan para pengungsi agar mereka terhindar dari penyakit

Kemudian Tri Risma, Ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana (BAGUNA) bertugas menyediakan dapur umum, ambulan, mobil loundry & menggerakkan relawan bencana agar mendeteksi langsung apa yang menjadi kebutuhan pengungsi. Utamanya ibu hamil & anak balita.
Sementara Ganjar Pranowo, Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah sebagai simpul aspirasi pemerintah daerah dalam penanganan bencana.
Tidak hanya itu, Ganjar juga bertugas dilapangan dalam memastikan hak-hak korban (pengungsi) tidak diabaikan oleh negara.
Jika kita bedah peran masing-masing secara spesifik, out put yang dihasilkan juga sangat positif. Semua berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Megawati selaku Ketua Umum PDI Perjuangan.
Ini pula yang menjadi alasan ribuan relawan, ratusan ambulan, belasan dapur umum, mobil loundry & mobil tangki air bersih diturunkan pada pekan ini.
Tujuannya sebagai langkah percepatan penanganan pengungsi termasuk kerja-kerja yang dilaksanakan dengan gotong royong dalam membersihkan tumpukan lumpur, rusaknya jalan hingga perbaikan infrastruktur lainnya.