POLGAS (politik Gagasan) adalah Media Independen yang mengulas Dunia Politik dengan pendekatan ilmiah, mengkaji hubungan antara masyarakat dan negara.
[instagram-feed feed=1]

Komitmen nyata untuk kemajuan pendidikan kembali hadir bagi masyarakat Nusa Tenggara Timur, khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) NTT II. Melalui perjuangan dan aspirasi yang terus diperjuangkan di DPR RI, Stevano Adranacus menghadirkan kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan.
Ribuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) akan segera digelontorkan bagi siswa-siswi dari keluarga kurang mampu, sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap masa depan generasi muda NTT. Program ini diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas, meringankan beban orang tua, serta memastikan anak-anak NTT tetap dapat bersekolah dan meraih cita-cita mereka tanpa terhambat persoalan ekonomi.
Pendekatan turun ke rakyat ditempuh anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Stevano Rizki Adranacus, dalam proses pendaftaran usulan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).
Pola ini dipakai untuk lebih memudahkan rakyat yang benar-benar membutuhkan, dan memastikan bahwa PIP yang diusulkan tepat sasaran bagi siswa dari kategori miskin dan hampir miskin..
“Sesuai arahan Pak Stevano, kita hadir membantu rakyat, jangan malah membuat rakyat susah, berdesakan, hanya untuk mendaftar” ujar Bernadus Umbu, relawan Rumah Aspirasi Stevano.
Bernadus menyampaikan dengan dukungan insfrastruktur PDI Perjuangan yang tersebar sampai di tingkat desa, akan memudahkan dalam proses identifikasi dan usulan beasiwa PIP melalui jalur aspirasi anggota DPR RI.
Staf Rumah Aspirasi dan Kader Partai yang bergerak serentak sejak pekan lalu juga untuk memastikan bahwa proses usulan dan realisasi PIP tidak diwarnai pungutan liar dengan berbagai dalih.
“Pak Stevano meminta kami mengawal hak rakyat miskin, tidak boleh dipotong,” ujar Bernadus Staf Rumah Aspirasi yang berlatar belakang aktivis GMKI Kupang ini.
Sementara, Nelci Nalle, salah satu orang tua yang mendaftarkan anaknya mengaku senang karena dalam keterbatasan ekonominya, dia didatangi tim Stevano Adrancus.
“Beta sonde antre dan basesak hanya untuk daftar, beta didatangi dan dilayani pendaftaran dengan baik” ungkap Ibu rumah tangga ini dalam dialek kupang.
Trending