Menteri Perdagangan dan Menteri Transportasi Bahas Investasi Semen dengan KADIN dan INSA NTT

Díli, 5 Maret 2026 – Menteri Perdagangan dan Industri Timor Leste, Nino Pereira, melakukan pertemuan dengan perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membahas peluang investasi di sektor semen di Timor Leste.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh pengusaha ketua INSA NTT, Yusak Benu. Diskusi berfokus pada peluang kerja sama dalam penyediaan semen bagi Timor Leste.

Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa salah satu syarat utama untuk merealisasikan kerja sama ini adalah memperoleh izin standar operasional dari otoritas pelabuhan. Apabila persetujuan tersebut diperoleh, kemitraan ini dinilai dapat menghadirkan pasokan semen dengan harga yang lebih terjangkau bagi Timor Leste.

Selain itu Menteri Transportasi dan Komunikasi Timor Leste, Bpk Miguel Manutelu dalam pertemuannya menyampaikan respon positif dan menyambut baik rencana penjualan semen dengan kapal yang akan menguntungkkan masyarakat karena akan memotong harga hingga 20%. Kementrian Transportasi akan membantu terkait perijinan dan memfasilitasi pemilihan lokasi yang di gunakan dengan mengendepankan peraturan pemerintahan Timor Leste.

Pasokan semen yang lebih murah diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur serta pertumbuhan sektor swasta di negara tersebut.

Perwakilan industri semen dari Indonesia juga menjelaskan bahwa perusahaan mereka telah memiliki pengalaman dalam mendistribusikan semen melalui terminal terapung, yang saat ini telah digunakan di Medan, Kupang dan beberapa wilayah di Indonesia.

Model distribusi tersebut memungkinkan semen dikirim langsung dari kapal menuju truk distribusi di darat, sehingga dapat mengurangi biaya yang berkaitan dengan pengemasan dan penyimpanan.

“Kami bekerja sama dengan produsen utama semen di Indonesia. Model kami memungkinkan semen dikirim langsung dari kapal ke truk, sehingga biaya yang berkaitan dengan pengemasan dan penyimpanan dapat ditekan,” ujar perwakilan perusahaan tersebut.

Baca juga :  Pidato Perdana Bupati, Ketua Komisi III DPRD, Ernes Mokoni Sampaikan Rakyat Menantikan 100 Hari Kerja Oleh Bupati Alor Dan Wakil Bupati 

Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang investasi baru antara pelaku usaha Indonesia dan Timor Leste, sekaligus memperkuat hubungan ekonomi kedua wilayah yang bertetangga tersebut.

Selain itu juga di lakukann koordinasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Timor Leste, Bapak Okto Manik agar investasi Indonesian di Timor Leste juga bisa di kawal secara baik oleh KBRI bidang perekonomian agar persyaratan hingga kendala di kemudian hari dapat di indentifikasi dengan baik oleh KBRI dengan tujuan memajukan investasi dari Investor Indonesia di Timor Leste