POLGAS (politik Gagasan) adalah Media Independen yang mengulas Dunia Politik dengan pendekatan ilmiah, mengkaji hubungan antara masyarakat dan negara.
[instagram-feed feed=1]

Korupsi bukan sekadar urusan elit di ibu kota; dampaknya nyata hingga ke pelosok desa. Berangkat dari keresahan dan beban moral tersebut, mahasiswa IAKN Kupang di bawah bimbingan dosen pengampu, Christian Abanat, M.Si, bergerak langsung ke Desa Baumata Utara, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), mereka menggelar Sosialisasi Literasi Nilai-Nilai dan Prinsip-Prinsip Antikorupsi. Menariknya, forum ini tidak berjalan satu arah. Terjadi diskusi hangat—mulai dari curhatan perangkat desa mengenai dilema keengganan melapor karena risiko sosial, hingga kritik mendasar bahwa pelaku rasuah besar justru kerap datang dari kalangan berpendidikan tinggi.
Di sini, tim PKM menekankan pentingnya membentengi diri dengan 9 Nilai Integritas Dasar, di mana kejujuran dan kesederhanaan menjadi pilar terdepan untuk menolak gaya hidup konsumtif yang memicu kecurangan.
Bagaimana keseruan diskusi, dinamika budaya lokal, dan komitmen bersama warga Baumata Utara dalam menyuarakan gerakan #StopKorupsi?
Tonton video dokumentasi lengkapnya di bawah ini!
Trending